Sebelumnya saya sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Jakarta. Sungguh walaupun itu bom kecil tapi kerusakannya sangat besar, kerusakan yang saya maksudkan bukan kerusakan fisik tetapi kerusakan sosial, politik, dan ekonomi.
Memang benar kata Presiden SBY, saat ini segelintir orang tertawa terbahak-bahak melihat apa yang telah direncanakannya.
Saya iseng aja nulis posting ini setelah mendengar pidato dadakan SBY, siang ini.
Dari awal saya memperhatikan dengan seksama, dan dari awal SBY memberikan komentar yang kira2 artinya “Belum tentu pelakunya teroris yang selama ini kita kenal”, saya kira yang dimaksdkan adalah Nurdin and de gang.
Untuk selanjutnya SBY memberikan komentar dan menyebut2 hal yang berkaitan dengan pangkat atau status, atau kedudukan.. dan menginstruksikan agar pihak berwenang tidak segan-segan untuk menindak tanpa memperdulikan status kedudukan dari si pelaku…
Makin ketengah makin saya rasakan bahwa sepertinya ada sesuatu yang telah diketahui Presiden, mulai dari foto intelejen yang dibeberkan presiden, sampai informasi-informasi lain yang juga berasal dari intelejen, padahal biasanya yang namanya informasi intelejen bersifat rahasia.
Saya rasa presiden SBY agak marah sekali akan hal ini, pun kita semua juga marah karena ini hanya membuat keadaan yang tenang jadi tergoncang.. saya pribadi juga mengecam hal ini.
Nah kembali ke pidato SBY, saya merasakan dari awal sampai akhir dan menyimpulkan bahwa kemungkinan sudah ada nama atau setidaknya sudah mengarah ke objek2 tertentu yang menjadi tersangkanya.
Mudah-mudahan perasaan saya benar, sehingga makin cepat ditangkap.
Orang-orang yang tidak menginginkan negara ini aman memang harus dibasmi dari bumi indonesia, dan nanti ketika memang tertangkap dihukum sesuai hukum yang berlaku.