Orang IT Indonesia » komputer http://www.orangit.com A Blog Written By Ahlul Faradish Resha, S.Si Sun, 25 Mar 2012 08:09:01 +0000 en hourly 1 http://wordpress.org/?v=3.3.1 Share data Thunderbird dan Pidgin Windows dengan Linux http://www.orangit.com/2009/06/17/share-data-thunderbird-dan-pidgin-windows-dengan-linux.html http://www.orangit.com/2009/06/17/share-data-thunderbird-dan-pidgin-windows-dengan-linux.html#comments Wed, 17 Jun 2009 01:39:28 +0000 Ahlul http://ahlul.web.id/blog/?p=601 Kadangkala hal ini menjadi kendala kita untuk migrasi antar OS, di mana kita sering mempunyai data seperti email dan lain-lain yang harus senantiasa disingkronkan dan terupdate begitu digunakan.

Nah dalam kasus ini merupakan pengalaman dan kebutuhan saya, di mana saya setiap hari menggunakan Thunderbird sebagai E-Mail Client untuk pengecekan dan pengiriman email. Thunderbird sendiri tersedia di windows maupun di linux. Nah tentu susah jika saya harus pindah-pindah data dari windows ke Linux jika tidak di singkronkan.
Begitu pula halnya dengan Pidgin, saya menggunakan pidgin sebagai IM Client sekaligus sebagai multi IM untuk chat dan sebagainya. Sama halnya dengan Thunderbird, pidgin juga saya konfigurasikan untuk meletakkan atau menyimpan cache data chat, dan tentu jika tidak tersinkronkan maka data chat di windows tidak akan terbaca oleh pidgin yang di linux.

Nah oleh karena itu saya harus mensinkronkan antara data thunderbird dan pidgin yang di windows maupun di linux.

Caranya sebenarnya gampang:

Untuk thunderbird

Yang anda perlu lakukan hanyalah mengarahkan folder ppenyimpanan email ke folder penyimpanan email yang ada di windows.

Saya anjurkan kalau untuk thunderbird anda menyimpan emailnya di folder selain C (sistem windows), agar ketika di install ulang anda tidak harus susah-susah backup2 lagi.

Nah misal kita menyimpan email yang di windows di:

D:\e-mail\ceo.ahlul.at.yahoo.com

Nah trus di linux misal drive D windows kita mount di /media/data, sehingga email yang di Linux kita set ke alamat:

/media/data/e-mail/ceo.ahlul.at.yahoo.com

Nah gampang kan :D , dan mohon diperhatikan setelah anda melakukan konfigurasi maka sebelum membaca email dan sebagainya restartlah dulu thunderbirdnya.

Data yang nanti terbaca oleh thunderbirdnya bukan saja data email, tapi juga data filter email dan sebagainya.

Berikut salah satu screenshoot thunderbird saya yang di linux:

Screenshot

(klik untuk memperbesar)

Pidgin

Pidgin merupakan pilihan terbaik menurut saya apalagi di Linux karena sangat integrated karena saat pidgin jalan kita bisa set status dari Fast User Switch Applet yang ada biasanya di bagian kanan atas layar Linux (pakai Gnome Desktop), berikut ini beberapa fitur pidgin yang integrated:

pidginstat

Dari kiri kita bisa liat di sana ada log status dari pidgin, siapa yang online, dan siapa yang barusaja mengirim pesan nanti dilis pada indicator-applet, selanjutnya kita lihat nama user berikut panel untuk pengubah status pidgin pada Fast User Switch Applet.

Selain itu pidgin juga punya notifier kalau ada yang online atau ada yang baru saja mengirim pesan, perhatikan gambar berikut:

pop

Nah sip kan :D

Ok kita back to topic.

Selanjutnya agar bisa dibaca data yang di windows oleh pidgin yang dilinux yang perlu diperhatikan adalah, letak folder arsip pidgin yang ada di windows.

Pidgin pada windows meletakkan datanya yaitu pada:

[drivesys]:\Documents And Settings\[user-logged]\Aplication Data\.purple

Jadi misalkan:

C:\Documents And Settings\Ahlul\Aplication Data\.purple

Nah yang kita lakukan sebenarnya gampang kita hanya perlu membuatkan symbolic link dari folder arsip pidgin yang diwindows ke folder arsip pidgin yang diLinux.

Di linux folder konfigurasi dan arsip pidgin ada di:

/home/[user-logged]/.purple

Contoh:

/home/Ahlul/.purple

Sip sekarang kita tinggal membuatkan symbolic link antara yang di Windows dan di Linux.

Caranya adalah sebagai berikut:

  • Anda buka terminal, anda bisa temukan pada menu Aplications pada panel atas desktop Gnome anda
    terminal
  • Selanjutnya tugas kita adalah membuatkan symbolic linknya, contoh nya adalah sebagai berikut:
    ln -s /media/syswindow/Documents\ and\ Settings/Ahlul/Application\ Data/.purple /home/ahlul/.purple

Pada contoh diatas saya mount drive sistem saya di bawah /media/syswindow

Nah selanjutnya anda tinggal buka pidgin deh :) semua sudah sikron, baik itu IM yang tersimpan maupun settingan lain2nya yang ada diwindows sudah terbaca dan terpakai di pidgin linux. Berikut contohnya:

pidgin

(Klik untuk memperbesar)

Nah gampang kan :D hi2, sekarang dah gampang mo ngapa2in :p, mo pas Login terjebak di windows or di linux sama aja :D

]]>
http://www.orangit.com/2009/06/17/share-data-thunderbird-dan-pidgin-windows-dengan-linux.html/feed 5
Disable autorun (trik antisipasi virus) http://www.orangit.com/2009/03/15/disable-autorun-trik-antisipasi-virus.html http://www.orangit.com/2009/03/15/disable-autorun-trik-antisipasi-virus.html#comments Sun, 15 Mar 2009 02:25:40 +0000 Ahlul http://ahlul.web.id/blog/?p=381 [postnotice]

Ini ada yang nanya lagi via YM, jadi saya bikinkan aja di sini.

Trik ini sebenarnya sudah trik lama. Tapi saya rasa perlu diketahui juga bagi yang belum pernah tahu caranya.

Autorun merupakan fasilitas yang disediakan oleh windows sehingga ketika ada CD-Rom atau removable disk seperti USB maka windows akan membaca file autorun dan menjalankan program yang diinstruksikan pada file tersebut.

Nah kadang fungsi ini dimanfaatkan oleh pembuat virus(jadi bukan virus :D karena virus komputer hanya benda mati, yang idup dan menjadi tersangka dan terlaknat hanya pembuat virusnya) untuk menjalankan virus secara otomatis ketika windows mengenali CD-Rom atau USB disk yang baru dicolokin.

Sip, jadi sekarang tentu untuk menghindari hal itu kita bisa melakukan disable terhadap kebiasaan windows itu sendiri.

Saya yakin fitur autorun bagi hampir semua orang tidak begitu penting.

Cara mendisable autorun

Untuk mendisable autorun sangat mudah:

  1. Klik menu Run dari tombol Start windows.
  2. Ketik gpedit.msc dan enter (atau OK).
  3. Pada kolom sebelah kiri perhatikan pada list tree bagian paling bawah ada Administrative Templates.
  4. Klik Administrative Templates tersebut dan perhatikan pada jendela kanan.
  5. Klik lah 2 kali itemĀ  System pada list pada jendela kanan.
  6. Perhatikan lagi pada jendela kanan tersebut pada item-itemnya ada “Turn off Autoplay”.
  7. Klik 2 kali pada item tersebut.
  8. Setelah keluar jendela properties maka pilihkan “Disable”.

Ok segitu tuh :D dah disable, klo mo butuh lagi tinggal enable aja dengan cara seperti tadi.

Moga membantu.

]]>
http://www.orangit.com/2009/03/15/disable-autorun-trik-antisipasi-virus.html/feed 4
Di dalam windows ada linux, di linuxnya ada windows??? http://www.orangit.com/2009/02/13/di-dalam-windows-ada-linux-di-linuxnya-ada-windows.html http://www.orangit.com/2009/02/13/di-dalam-windows-ada-linux-di-linuxnya-ada-windows.html#comments Fri, 13 Feb 2009 08:24:14 +0000 Ahlul http://ahlul.web.id/blog/?p=320 [postnotice]

@-) gimana nih maksdnya, kok bisa di dalam windows ada linux, di dalam windows ada linux?

Nah begini ceritanya…Ini memungkinkan :D bahkan sebenarnya ini tidak teknologi baru lagi.

Memang memungkinkan untuk menginstall Linux di dalam Windows atau menginstall Windows di dalam Linux.

Nama teknologinya virtualization.

Dengan teknologi ini kita dapat mengemulasikan Berbagai sistem dengan host yang berbeda dengan sistem yang akan divirtualkan tersebut.

Lalu apakah gunanya virtualisasi ini:

  • Bisa jadi virtualisasi digunakan untuk pengujian sebuah program dan sebagainya. Misal anda ingin menguji virus tanpa mengganggu komputer anda. Nah bisa menggunakan ini.
  • Virtualisasi juga digunakan untuk membagi sebuah server menjadi beberapa server kecil. Hal ini biasa disebut VPS. Virtual Private Server.
  • Bisa juga bagi anda yang virusphobia atau yang ingin sistemnya aman adalah mengunakan virtualisasi untuk mengunci sistem anda yang sebenarnya. Anda bisa pelajari tentang ini di Halaman “Mencegah Virus {Second Edition}“.

Bagaimana cara kita melakukan virtualisasi sistem

Untuk melakukan virtualisasi anda membutuhkan software yang bisa memvirtualisasi sistem tersebut.

Salah satunya yang gratis adalah virtualbox, virtualbox tersedia untuk Windows dan Linux.

Anda bisa download pada alaamt berikut:

http://www.virtualbox.org/wiki/Downloads

Setelah diinstall selanjutnya anda tinggal siapkan CD Windows atau CD Linux andadan yap, tinggal diinstall deh via virtualboxnya.

]]>
http://www.orangit.com/2009/02/13/di-dalam-windows-ada-linux-di-linuxnya-ada-windows.html/feed 1