WordPress permalink di Lighttpd

Kebutuhan situs yang semakin tinggi terkadang membuat kita makin pusing :D apalgi untuk situs yang non profit. Jadi harus menghemat resource agar dana yang dikeluarkan tetap terjaga.

Salah satunya seperti yang terjadi pada ahlul.web.id ini, alhasil untuk menghemat resource saya memindahkan jenis webservernya dari APACHE menjadi LIGHTTPD.

Alasan pemindahan, karena lighttpd jauh lebih menghemat resource ketimbang apache, detail tentang masing-masing mungkin bisa di search di net :D .

Nah salah satu hal yang menjadikan apache menjadi web server popular adalah karena fleksibelitasnya yang tinggi.

Salah satunya misalkan yang saat ini rutin dipakai adalah fitur mod_rewrite yang digunakan oleh wordpress untuk mengaktifkan fitur permalink.

Hal inilah yang tidak dimiliki oleh lighttpd.

But bukan berarti tidak ada jalan keluar, masalah tadi bisa langsung kita atasi dengan melakukan modifikasi langsung pada file conf dari lighttpd berkaitan dengan domain yang mau kita aktifkan.

Solusinya adalah dengan menambahkan kode baris berikut pada file conf domain bersangkutan:

[code lang=sh]
url.rewrite-once = (
"^/robots.txt" => "$0",
"^/(wp-.+).*/?" => "$0",
"^/(sitemap.xml)" => "$0",
"^/(xmlrpc.php)" => "$0",
"^/keyword/([A-Za-z_0-9\-]+)/?$" => "/index.php?keyword=$1",
"^/.*?(\?.*)?$" => "/index.php$1"
)
[/code]

Nah dengan solusi diatas masalah permalink wordpress anda akan teratasi ;)

20 thoughts on “WordPress permalink di Lighttpd

  1. Pingback: Bencana Setelah Migrasi Hosting ke VPS | bodi

  2. Pingback: Mengoreksi Permalink di Lighttpd | bodi

  3. Maaf mas kalau soalannya agak newbie atau goblok. Begini mas Lighttpd kan tiada untuk Shared Host. Ia hanya ada untuk VPS dan dedicated server. Masalahnya VPS dan dedicated server lagi mahal dari shared host jadi saya kebingungan ini kenapa mas buat tutorial ini. Ya memang apache itu ada kelebihan si mas begitu juga dengan Lighttpd sebab kebanyakan website yang host video semua guna LightTpd untuk kepuasan. Atau mungkin mas ingin katakan bahawa sekiranya mempunyai server Lighttpd tapi ingin host Wpress harusnya guna sebegini.
    Maaf mas saya engak bisa cakap Indonesia sebab saya asal Malaysia, baru nengok2 plugin mask auto responder itu macam karen aja itu.

  4. @miejigsaw Pemakaian lighttpd dilakukan pada environment yang punya memory (RAM) yang sedikit. Jadi jika memakai Apache karena setiap mengakses web apachenya buka thread baru sehingga pemakaian memory pada server Apache bisa lebih banyak, jadi jika server menggunakan memory yang besar hal ini tak masalah, namun jika kecil atau akses ke server yang banyak tentu akan menjadi masalah.. nah inilah fungsi server yang bertipe seperti lighttpd ini.

  5. Pingback: Mengoreksi Permalink di Lighttpd | bodi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>