Social Network

Social Network

Perkembangan Facebook dan media pertemanan lainnya memang sedang dalam masa jayanya beberapa tahun terakhir, walau dalam beberapa bulan terakhir antusiasme pengguna baru ataupun pengguna aktif berkurang. Bahkan survey yang dilakukan SOPHOS menyatakan bahwa 60% pengguna facebook (di USA) melakukan pencarian di mesin pencari dengan kata kunci “bagaimana menghapus akun facebook“.

Nah, kembali ke masalah awal tadi.
Media sosial memungkinkan seseorang melakukan pertemanan dengan orang lain sehingga menjadi komunitas pribadi atau komunitas sosial berbasis media online.

Salah satu contoh adalah facebook, yang mempunyai berbagai macam fasilitas yang tentu saja memanjakan agar pengguna betah menggunakan facebook.

Namun, seiring perkembangannya media yang awalnya merupakan media pertemanan berubah fungsi menjadi media yang dimanfaatkan dengan berbagai macam tujuan, entah pengumuman, politik, dan lain sebagainya.

Ok, sebatas hal itu positif saya rasa tidak akan masalah dan tidak mengganggu.

Namun hal yang paling tidak mengenakkan adalah ketika media pertemanan dimanfaatkan untuk hal-hal negatif, mungkin iklan negatif, iklan judi, halaman judi, permainan judi, atau bahkan halaman hujat.

Dropper

Dropper dalam istilah yang saya ketahui sejak lama dalam dunia maya merupakan orang yang berniat menjatuhkan lawannya, atau bisa kita generalisir seorang dropper melakukan upaya yang tidak terpuji dan seringkali menyinggung.

Banyak hal yang bisa kita contohkah untuk kasus dropper ini.
Misalkan ada halaman yang menjelek-jelekkan komunitas atau partai, atau juga seseorang yang melakukan spam komentar yang bernuansa menyinggung langsung ke pihak atau perorangan yang dituju.

Salah satu hal saya menulis ini juga karena menemukan puluhan komentar dropper yang berasal dari orang yang sama pada beberapa wall temen-temen saya :D makanya saya geram dan menulis post ini.

Bagaimana menghindari dropper?

Hal yang memungkinkan dropper dengan mudah menyusup adalah karena kebanyakan pengguna media pertemanan sangat senang jika menerima invitation atau undangan pertemanan dari sesorang. Apalagi kasus ini saya lihat terjadi kebanyakan di Indonesia. Sebab pengalaman saya dengan beberapa temen dari luar negeri (bukan hasil searching, tapi memang temen beneran) mereka sangat hati-hati dengan identitas online mereka sehingga orang yang diterima undangannya hanya orang-orang yang sudah dipastikan identitasnya.

Jadi salah satu hal yang harus dilakukan untuk menghindari dropper adalah jangan menerima sembarang undangan pada media pertemanan anda.

Sebaiknya lakukan lah review paling tidak review halaman profile sebelum mengkonfirmasi undangan pertemanan.

Usahakan menerima orang yang menggunakan nama yang mengesankan nama sebenarnya, karena ini juga akan menjaga kenyamanan anda nantinya.

Satu hal yang sangat perlu diingat adalah dunia online adalah media yang paling tidak aman secara informasi, jadi berhati-hatilah selalu sebelum anda bertindak pada dunia online.

Jangan terlalu terbuka pada media pertemanan anda

He2.. ini juga sering terjadi pada banyak pengguna media pertemanan, di mana mereka terjebak pada sebuah situasi di mana kadang seseorang pengguna melaporkan atau menuliskan semua status yang terjadi pada kehidupan nyatanya ke dalam media pertemanan tersebut.

Memang ini jika dalam keadaan normal tidak akan berbahaya tapi bagaimana jika keadaan tidak seperti yang diinginkan :) jika seseorang tengah mengincar anda mereka bisa saja mengamati jejak online Anda, dan akan sangat mudah sekali jika orang yang diincarnya menuliskan semua kondisi termasuk keberadaannya dimedia pertemanan.

Jadi tetap hati-hati, karena media online bukan bicara tentang radius 1 kampung, tapi satu dunia jadi jangan sampai nanti kita terjebak pada situasi yang tidak diinginkan karena terlalu terbuka.

Terakhir…

Terakhir semoga tulisan ini bisa bermanfaat, karena ke depan media pertemanan akan kehabisan fungsi dan bisa jadi kebosanan menyebabkan orang bertindak diluar kebaikan jadi sebaiknya hati-hati selalu :)

Dan jika merasa bermanfaat silahkan share tulisan blog ini ke blog anda atau ke temen anda agar kita semua hati-hati.

Related posts:

  1. Ini Media atau detektif?
  2. Facebook Dilarang di Ponpes se-Jawa Timur? Hmm, ga ada yang salah..
  3. "Ring In Red" * hati-hati mati gara2 di telpon..???
  4. [Hot] Tampilkan tabulasi nasional paling update di situs atau blog anda
  5. Cegah Konten Porno & Situs Ilegal lainnya dengan Firefox

10 Responses so far.

  1. Joko says:

    ijin share uda :D

  2. satu kata says:

    wah benar benar bos

    setuju, aku baru tau malahan
    nice post

  3. aoi says:

    tangkyuuu udah share masalah ini ya..
    tp emg harus ati2 sih klo maw confirm seseorang buat jadi temen kita.
    masih mending klo orangnya baek,tp salah-salah orang yg aneh gitu.*pengalaman beberapa temen sih..

  4. fadli says:

    saya ijin share untuk dipajang di mading sekolah saya ya mas ahlul :)

  5. dayat says:

    ijin share ya Ul . . .

  6. JhezeR says:

    Ada jga ya yg kurang kerjaan jdi dropper akun FB, padahal gratis di drop ya bkin bru lgi :D

  7. cahkebumen says:

    info yang bermutu, thanks boz…minta izin publish di blog ane ea boz

Leave a Reply