Sepertinya sudah lama saya tidak menulis artikel serupa dalam beberapa tahun terakhir :p Karena akhir-akhir ini saya lebih terfokus pada pekerjaan yang berbasis web sehingga kemampuan pemograman desktop software sudah lama tidak saya dalami. Oleh karena itu ada baiknya software anti porno yang lama untuk sementara jangan dipakai dulu :)

Nanti saya rencananya jika sudah ketemu kode sumbernya saya akan jadikan open source :D (he2 lupa dimana source codenya, kemungkinan di komputer lama)

OK, lanjut ke point berikutnya.

Pemblokiran menggunakan DNS

Apa itu DNS? DNS merupakan singkatan dari Domain Name System, yang berarti system yang menterjemaahkan nama domain menjadi IP. Hal ini dikarenakan pada dasarnya nama domain pada akhirnya adalah nomor IP.

Pada prinsipnya semua komputer pasti bertanya terlebih dahulu ke DNS Server saat kita mengakses domain, dan menanyakan ada di IP berapa domain tersebut.

Hal inilah yang saya manfaatkan sebenarnya pada software anti porno, dengan menjelaskan ke pada komputer bahwa domain porno dialihkan ke IP local. Atau dengan kata lain mem-bypass alur DNS server.

Pada keadaan default, umumnya DNS server pada komputer sudah terkonfigurasi otomatis saat terkoneksi dengan internet. Karena sudah disediakan oleh jaringan yang dipakai.

Nah jelas bahwa prinsipnya sudah jelas :) dengan cara melakukan penyaringan terhadap situs porno maka kita bisa memanfaatkan DNS Server untuk mengatasi masalah situs porno tersebut.

Bagaimana menggunakan DNS Server?

Pada dasarnya sangat mudah sekali menggunakan DNS server ini. :) Berikut saya contohkan penggunaannya pada:

  1. Windows XP
  2. Windows 7
  3. Linux
  4. Router

Windows XP

Berikut langkah-langkah pengeditan DNS Server pada XP:

  1. Silahkan klik menu Start ->Network Connections -> (Device yang terkoneksi ke internet) -> Properties

    XP - Network Connections

    XP - Network Connections

  2. Setelah muncul jendala properties dari network device bersangkutan selanjutnya posisikan selection pada TCP/IP seperti pada gambar dan klik lagi properties.

    XP - Network Device Properties

    XP - Network Device Properties

  3. Nah, sekarang seharusnya posisi sudah pada jendela Properties TCP/IPnya:
    XP - TCP/IP Properties

    XP - TCP/IP Properties

    Bisa diperhatikan di bagian bawah ada beberapa opsi dan pilihkah “Use the following DNS Address”. Dan masukkanlah alamat DNS server Anda.

  4. Setelah selesai dan klik lah ok :)
Windows 7

Saat ini dalam pengamatan saya sudah banyak yang beralih pada Windows 7, karena dibandingkan dengan sebelumnya (Windows Vista), windows 7 lebih ringan karena sepertinya memang windows 7 adalah transform dari XP. Tidak seperti Vista yang boleh dikatakan OS baru dan bukan pengganti XP.

Settingan pada Windows 7 ini seharusnya lebih gampang :D tapi sebaiknya saya runut aja dari awal langkah-langkahnya:

  1. Klik lah tombol start -> Control Panel:

    Win7 - Start - Control Panel

    Win7 - Start - Control Panel

  2. Setelah jendela control panel terbuka perhatikan pada Network & Internet, dan klik lah link “View network status & tasks”.

    Win7 - Control Panel

    Win7 - Control Panel

  3. Anda akan dihantar ke jendela status jaringan anda:

    Win7 - Network Status & Tasks

    Win7 - Network Status & Tasks

  4. Selanjutnya perhatikan di sisi sebelah kiri ada link Change adapter setting, kliklah. Selanjutnya anda akan dihantar ke jendela Network Device.
    Klik kanan lah device yang anda gunakan untuk melakukan koneksi internet, lalu pilih properties.

    Win7 - Network Device

    Win7 - Network Device

  5. Ok, seharusnya saat ini anda sudah berada di jendela Properties dari Device bersangkutan.
    Selanjutnya lakukan lah langkah-langkah seperti yang sebelumnya kita lakukan pada penjelasan Sistem XP (pada bagian atas artikel ini).

    Win7 - Network Device Properties

    Win7 - Network Device Properties

    Win7 - TCP/IP Properties

    Win7 - TCP/IP Properties

Linux

Pada linux relatif lebih gampang :)

Silahkan Anda masuk sebagai root, dan bukalah dengan editor file: /etc/resolv.conf. Kemudian isikan dns ke dalam file tersebut seperti berikut:

[sourcecode lang="bash"]
nameserver 111.111.111.111
nameserver 222.222.222.22
[/sourcecode]

Router

Melakukan pengaturan yang sifatnya perkomputer tentu agak sulit :) karena harus satu-satu dan berdampak hanya untuk komputer tersebut.

Oleh karena itu melakukan konfigurasi di sisi router akan lebih baik karena akan berdampak pada semua komputer dibelakangnya, karena pada umumnya router yang menyediakan fitur set DNS server maka komputer dibelakang router tersebut akan bertanya pada settingan DNS router tersebut.

Untuk pengaturan sangat bervariasi sekali. Oleh karena itu sebaiknya silahkan membaca buku manual dari router bersangkutan :)

Penyedia layanan untuk DNS anti situs porno

DNS yang paling popular dimanfaatkan adalah OpenDNS. Selain termasuk yang sudah lama menyediakan layanan DNS server, OpenDNS juga lebih reliable. Selain itu terdapat juga panel konfigurasi bagi administrator jaringan sehingga dapat digunakan dengan maksimal.

Namun kelemahan dari OpenDNS ini adalah kadang membuat situs di Indonesia tidak bisa terakses apalagi server tempat situs itu berada mempunyai bandwidth internasional yang kecil. Dan kadang karena berada di luar proses pencarian domain / resolve domain jadi lebih lama apalagi koneksi yang dipakai mengalami gangguan ke luar negeri.

Selain itu sistem registrasi pada layanan ini akan membuat kita agak kesulitan tentunya.

Alamat DNS OpenDNS adalah:

208.67.222.222
208.67.220.220

Nawala, DNS Server anti situs porno Indonesia

Nah :) ini layanan dari anak bangsa sendiri, bekerja sama dengan telkom nawala menyediakan jasa DNS server yang gratis untuk dipakai oleh rakyat indonesia.

Memang sepertinya tidak diupdate tampilan situsnya, tapi nawala cukup reliable untuk pemakaian rutin (berdasarkan pengalaman saya).

Keunggulan nawala ini adalah tidak hanya situs porno, tapi juga memblok situs-situs ilegal lainnya.

Ketika anda mengakses situs porno maka akan keluar peringatan seperti berikut:

Nawala Web Filter

Nawala Web Filter

Adapun alamat DNS untuk nawala adalah:

180.131.144.144
180.131.145.145

Kelemahan dari penggunaan DNS

Penggunaan DNS sebenarnya cukup rentan karena lebih mudah di by pass.

Tapi apa perlu kita menilai kelemahan tersebut?

Saya rasa tidak perlu :) setiap proses pemblokiran mempunyai kelemahan bagi yang tetap ingin mencoba. Jadi pada sisi ini memang saya ingin mengabaikan orang-orang yang tetap mencoba atau tidak ingin berubah :) tujuan kita bukan orang-orang seperti itu.. jadi tidak perlu diperdebatkan untuk masalah kelemahan ini.

Kesimpulan

Penggunaan DNS mempunyai kelebihan dan kekurangan. Penggunaan dan pemerapan yang mudah dan juga tidak memakan resource juga akan membuat ini menambah kecepatan kita dalam menerapkan.

Semoga membantu :)

Related posts:

  1. The Meebo bar :) mari berinteraksi lebih dengan pengunjung(visitor) situs anda
  2. Menggabungkan(combine) Meboo ke Pidgin
  3. Cegah Konten Porno & Situs Ilegal lainnya dengan Firefox
  4. Mozilla Firefox Memory Usage
  5. ReQuest:Blockir Situs Porno Selamatkan Moral

12 Responses so far.

  1. satu kata says:

    wah jujur saya lebih sering ol pake hp bos dari pada lewat pc
    tapi ini ilmu yang bermanfaat, siapa tau berguna di masa depan
    keep sharing

  2. Nugs says:

    masukan bagus, cara untuk menanggulangi maraknya pornografi internet lewat DNS filtering

  3. encu samsudin says:

    terimakasih tipnya. semoga internet bisa digunakan sesuai dengan fungsinya untuk kecerdasan dan pengetahuan yang luas untuk anak bangsa

  4. kobra (kontil beracun) says:

    gampang, redirecting aja setiap rikues dns ke dns nya nawala atau opendns.
    tapi masih bisa ditembus juga sih dengan berbagai macam cara yang lain.

    tapi ya lumayan membantu lah…

  5. roel says:

    Pak, saya sudah coba, tips nya top markotop. ijin sharing ide-nya di blog saya.

  6. agus says:

    Bang ahlul, kalau pake opendns nanti malah ngakses internetnya lambat gak? kan opendns servicenya ada di luar negeri ya?

    • He2 iyu klo pake OpenDNS banyak konfigurasinya soalnya untuk yang filterisasi harus signup dulu.

      Nah namun di dalam tutorial ini yang saya tekan kan pemakaian Nawala, jadi tidak msalah karena langsung bisa diterapkan dan servernya di Indonesia jadi lebih cepat query dns nya.

  7. wah bisa nih artikelnya untuk nambah ilmu mas…ijin share jg ya :)

  8. terima kasih atas informasinya

  9. cak aeik says:

    mencoba untuk saling berbagi xlalu..
    untuk filter porn lewat penerapan open dns dan dns nawala … sangat murah dan tidak banyak biaya…….. apabila jaringan LAN kita untuk gateway internet pakai perangkat Router. pengalaman saya … kebetulan aktif … dalam seminar2 maupun sosialisasi di dunia pendidikan. yang saya terapkan pakai router mikrotik sangat cepat n murah sekali.. dibanding kita terapkan porn filter pakai linux server (squid ) .. dan mudah sekali penyetingaannyaa bila memblokir situs2 porno dengan router mikrotik .. lebih makyus lagi kombinasi proxy linux server dengan mikrotikk…. wihhhh jan jossss sekaliiiii. stabil dan cepat ….
    kalau filter porn di dunia selular (baik GSM dan CDMA) ini… sangat sulit sekali karena infrastruktur ditentukan pengelola Operator… bila tidak ada kesepakatan operator dengan pihak DEPKOMINFO …. wah ya sulittt… mengingat jalur backbone fiberoptik (FO) keluar koneksi internet negara kita ada 4 jalur ( Telkom, Excelcomindo, comnet plus dan SMW 2/3 ) ini satu visi dan misi untuk komitmen bersama menyelenggarakan koneksi internet di negara kita yang sehat dan bersih … ya sudahhhh koneksi internet yang masuk dinegara kita… tetap terjaga dari konten porno negatif. selesaii khan masalahnyaaaa… yang menjadikan masalah mau atau tidak komitmen bersama 4 backbone tersebut untuk menyelenggarakan Internet sehat dan bersih… gak sulit khannn…. kl filter di dunia selularr sangat sulit memfilternyaaaa apalagi perkembangan dunia handphone cepat sekaliiii .. okeyyy — cak aeik(PLIK Garum – Blitar)

Leave a Reply