Hu hu.. gimana sih orang-orang ada ikut campur

Kasihan sekali saya lihat rakyat Indonesia, udah diaduk-aduk.

Gini aja mending semua pada setuju. Janganlah media-media SOK SOK ngaduk ngaduk umat Islam. Media bukan Ulama yang negrti Islam, para Pakar-pakar sosial bukan seorang Ulama yang ngerti bener Islam.

Jadi untuk agama ini pastikan ke tangan yang bener, ndak usah ikut campur karena pasti akan tidak ketemu ujunganya.

Media yang hanya diuntungkan di sini. Ingat lah bahwa media yang memperkeruh semua suasana ini.

Ok, sekarang udah.. yang baik-baik dengerkan dari media.. yang jelek jangan. Kasihan kita rakyat lain yang ndak tau di bawa ke sana kemari. Jadi pada bingung semua.

JADI INTINYA UNTUK MASALAH-MASALAH INI SEHARUSNYA PIHAK PIHAK MEDIA, ORANG-ORANG LBH, NON-ISLAM, dan YANG TIDAK BERKEPENTINGAN TIDAK USAH IKUT CAMPUR KARENA ANDA AKAN TIDAK MENGERTI DAN AKAN TIDAK PAHAM.

Ayo bangkitkan bangsa jangan mau di aduk2 aja., Gimana setuju?

7 thoughts on “Hu hu.. gimana sih orang-orang ada ikut campur

  1. setuju banget mas, nggak selayaknya kita menelan mentah2 apa yang disengungkan media. Karena mereka bisa dibilang orang yang asal belaka. Nggak tahu kok sok paham, ngatur2 lagi :twisted:

  2. Itulah kesulitan muslim Mas Ahlul, media kebanyakan dikuasai oleh non muslim sehingga mudah sekali membangun opini publik untuk memojokkan Islam….makanya kita harus jadi orang kaya yang punya perusahaan media….

  3. kalaupun ada orang islamnya, pasti cuma jadi buruh saja bukan pemilik. lihat saja, negara dengan mayoritas Muslim tidak punya televisi nasional yang punya visi & misi keIslaman! ada sih tapi cuma lokal saja yaitu MQTV Daarut Tauhid Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>